Humas – Akademi Teknik Deli Serdang (ATDS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Mengawal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional Bidang Energi di Sumatera Utara”. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peluang pengembangan sektor energi yang berkelanjutan di Sumatera Utara.

Acara yang berlangsung dengan antusias tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur ATDS, Joel Panjaitan, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mitra strategis pemerintah dan dunia industri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. “Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang dialog yang konstruktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk isu ketahanan energi yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki kompetensi di bidang energi, kebijakan publik, dan pembangunan daerah, yaitu Pdt. Penrad Siagian, S.Th., M.Si., Teol. (Anggota DPD RI), Dwita Aswiyanti Syafitri (Manager PLN UP3 Lubuk Pakam), Steve Excel Korua (PT SJE Indonesia), Wiko Lovino Siregar (Perwakilan Kadin Sumatera Utara), dan Fahru Roni Hasibuan (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Sumatera Utara).

Dalam sesi diskusi, para narasumber membahas berbagai strategi penguatan ketahanan energi nasional, khususnya melalui pengembangan energi baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pemanfaatan energi surya dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung ketersediaan energi yang ramah lingkungan, meningkatkan kemandirian energi daerah, serta mempercepat transisi menuju energi bersih.

Selain membahas aspek teknis dan implementasi PLTS, diskusi juga mengkaji berbagai regulasi dan kebijakan yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Para narasumber menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Ketua Panitia, Ronald Naibaho, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, diskusi publik ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ketahanan energi sekaligus mendorong lahirnya berbagai gagasan dan inovasi yang dapat diimplementasikan di daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta masyarakat umum yang menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi pemaparan materi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan peserta memperkaya pembahasan serta menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu energi dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan diskusi publik ini, ATDS kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.