Humas – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dosen Program Studi Teknik Elektro Akademi Teknik Deli Serdang (ATDS) berkolaborasi dengan dosen Politeknik Negeri Medan menyelenggarakan kegiatan PkM bertajuk “Literasi Artificial Intelligence bagi Pemuda Gereja: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 28 Juni 2026, bertempat di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Maranatha, Matiti, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan. Peserta kegiatan adalah para pemuda dan pemudi gereja yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias serta aktif berdiskusi mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Dalam kegiatan tersebut, Joel Panjaitan, S.T., M.T. hadir sebagai narasumber utama. Pada sesi penyampaian materi, beliau menjelaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari dunia pendidikan, pekerjaan, pelayanan, bisnis, hingga kehidupan sosial. Oleh karena itu, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang benar agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijaksana, bertanggung jawab, dan produktif.
Materi yang disampaikan tidak hanya membahas peluang pemanfaatan AI untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas pembelajaran, tetapi juga mengulas berbagai tantangan yang menyertainya, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), pelanggaran privasi, ketergantungan terhadap teknologi, hingga penyalahgunaan AI untuk tindakan yang tidak etis. Peserta juga diajak memahami pentingnya nilai-nilai etika dalam penggunaan teknologi digital sehingga AI dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. Para peserta menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap berbagai aplikasi AI yang kini banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai pertanyaan mengenai cara memanfaatkan AI secara efektif dalam belajar, bekerja, maupun pelayanan gereja menjadi bagian dari diskusi yang memperkaya wawasan peserta.
Kolaborasi antara dosen Akademi Teknik Deli Serdang dan Politeknik Negeri Medan dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi sekaligus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan para pemuda gereja memiliki literasi digital yang lebih baik, mampu memanfaatkan Artificial Intelligence secara bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika, dan karakter dalam menghadapi transformasi digital.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat seperti ini, Program Studi Teknik Elektro Akademi Teknik Deli Serdang terus berupaya memperluas peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun kesadaran literasi digital, serta mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan beretika dalam menyongsong era Revolusi Industri 5.0.
